Prostitusi di Hotel dan Kos-Kosan Semakin Marak

Pasangan bukan suami istri yang digaruk petugas
Pasangan bukan suami istri yang digaruk petugas

kotatuban.com – Pasca ditutupnya sejumlah lokasi prostitusi di Tuban, tampaknya kini prostitusi malah berpindah di hotel-hotel, selain juga di tempat kos-kosan di wilayah Bumi Wali ini. Hampir bisa dipastikan setiap razia yang dilakukan petugas, baik di hotel maupun kos-kosan selalu mendapati pasangan bukan suami isteri tengah bermesumk ria di dalam kamar.

Seperti saat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban melakukan razia di hotel melati Asri In, Kecamatan Rengel. Dalam razia ini petugas mengamankan 8 pasangan bukan suami isteri di dalam kamar hotel tersebut dan satu pasangan di tempat kos-kosan wilayah Soko.

”9 pasangan bukan suami isteri ini yang 8 pasang kita tangkap dari Hotel Melati Asri In, Kecamatan Rengel. Sedangkan, satu pasang lagi kita amankan dari salah satu rumah kos yang ada di Kecamatan Soko,” terang, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Tuban, Hery Muharwanto kepada kotatuban.com, Jumat (22/01).

Menurutnya, pasangan bukan suami isteri tersebut berada dalam satu kamar. Kemudian oleh petugas pasangan yang tidak dapat menunjukkan bukti pernikahan tersebut dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan.

”Kalau dari pendataan kita ternyata kita ketahui yang kita tangkap tersebut adalah Pekerja Seks Komersial (PSK) maka akan kita kirim ke panti rehabilitasi yang ada di Kediri selama 6 bulan. Sedangkan, untuk pasangan yang bukan PSK akan kita lakukan pendataan dan menandatangani surat perjanjian agar mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi,” kata pria yang juga PJ Kepala Satpol PP Tuban tersebut.

Kegiatan razia hotel dan kos-kosan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tuban nomor 16 tahun 2014 tentang penyelenggara dan ketertiban umum. Sehingga, dengan adanya razia tersebut diharapkan dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat umum.

”Kegiatan razia hotel dan kos-kosan ini rutin kita lakukan. Untuk menertibkan jangan sampai hotel dan rumah kos ini menjadi tempat prostitusi terselubung,” tandasnya.

Diketahui, delapan pasang yang diamankan dari Hotel Asri’in itu masing-masing adalah BU (27) dengan HNM (23), mahasiswi asal Bojonegoro, SPY (29) dengan ERW (27), warga Bojonegoro, AFS (24) asal Lamongan dengan LSW (23), warga Tuban. Kemudian SMR (46) dengan SML (46), asal Bojonegoro, MKS (45) warga Bojonegoro bersama YGY (26) warga Tuban.

AML (47) asal Tuban bersama dengan SPT (46) warga Bojonegoro, SSW (26) dengan RK (34), keduanya warga Tuban dan HS (35) warga Lamongan yang saat itu bersama dengan BTT (28) asal Kabupaten Bojonegoro. Kesemua pasangan tersebut sedang asyik berduaan di dalam kamar hotel melati yang berada di Jalan Rengel-Soko.

Sedangkan, ditempat kos petugas berhasil menemukan satu pasangan bukan suami istri. Yakni pasangan tersebut berinisial PJT (38) dengan WR (33), yang keduanya merupakan warga Kabupaten Bojonegoro. (duc)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban