Puluhan Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa tolak kenaikkan BBM
Mahasiswa tolak kenaikkan BBM

kotatuban.com – Puluhan mahasiswa yang ada di Kabupaten Tuban melakukan aksi demoontrasi di bundaran patung Letda Soejipto, Rabu (19/11). Aksi tersebut menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diumumkan secara resmi oleh pemerintahan presiden Joko Widodo, pada Senin (17/11) kemarin.

Gabungan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional Demokrat (LMND), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Persatuan Mahasiswa Ronggolawe (Permar), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

”Kami mahasiswa Tuban menolak kebijakan Jokowi – JK yang telah semena-mena menaikan harga BBM. Karena kebijakan tersebut sangat memberatkan masyarakat. Selain itu, kebijakan menaikan BBM juga kurang pas karena saat ini justru harga minyak dunia sedang turun,” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.

Sementara itu Koordinator Aksi, Fathurrohman saat dikonfirmasi mengatakan, kebijakan pemerintah menaikan BBM bersubsidi terutama premium dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 sangat memberatkan masyarakat, terutama masyarakat kecil. Pasalnya, kenaikan tersebut akan diikuti oleh kenaikan berbagai kebutuhan termasuk sembako.

”Kami menuntut pemerintahan Jokowi-JK agar merealisasikan kartu sakti secara tepat. Juga meningkatkan stabilitas perekonomian kerakyatan dari kaum tani, nelayan, dan para UKM. Yang terpenting pemerintah juga harus mampu menuntaskan kasus mafia Migas,” pungkasnya. (duc)

 

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban