Puluhan Motor Diamankan Saat Operasi Patuh Semeru 2016

image
Puluhan kendaraan yang diamankan saat operasi

kotatuban.com – Puluhan petugas gabungan dari Polres Tuban bersama dengan Denpom TNI kembali melakukan razia kendaraan bermotor. Razia tersebut dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2016 yang berlangsung di dua titik jalan raya di Kota Tuban.

Dalam razia itu, petugas berhasil mengamankan puluhan motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan dan juga tidak standart.

Selain itu, dalam kegitan tersebut juga ditemukan beberapa kendaraan yang terdapat stiker atribut TNI. Untuk kendaraan yang beratribut TNI juga ditertibkan dengan cara pemiliknya untuk melepas atribut yang menempel.

Razia kendaraan bermotor dilakukan oleh petugas di jalan Sunan Kalijogo. Puluhan anggota gabungan yang diterjunkan tersebut melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat-surat kendaraan yang melintas.

”Kita melibatkan anggota dari Dempon TNI untuk membantu melakukan kegiatan razia ini. Ada juga warga sipil yang menggunakan atribut TNI dan langsung ditertibkan,” terang Kasat Lantas Polres Tuban, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dhyno Indra Setyadi, Senin (30/05).

Lokasi kedua kegiatan razia untuk ketertiban lalu lintas itu dilaksanakan di simpang tiga Rest Area jalan RE Martadinata. Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan puluhan pengendara motor yang tidak membawa SIM maupun STNK kendaraan serta pelanggaran lainnya.

”Untuk jumlah penindakan dari dua titik razia itu totalnya sebanyak 203 pelanggar dengan berbagai macam pelanggaran,” ungkapnya.

Dari 203 pelanggar lalu lintas tersebut terdapat 42 sepeda motor yang terpaksa diamankan oleh petugas lantaran tidak membawa kelengkapan surat-surat dan sepeda motor yang tidak sesuai standar. Puluhan sepeda motor tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Tuban.

”Tujuan razia itu adalah untuk mewujudkan ketertiban lalintas di wilayah Tuban. Selain itu adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban