Banjir Bawa Berkah Bagi Ojek Perahu

kotatuban.com – Dibalik bencana banjir yang terjadi akibat luapan sungai Bengawan Solo, ternyata juga membawa berkah bagi sejumlah penarik ojek perahu di Kecamatan Rengel. Perahu menjadi transportasi satu-satunya yang dapat dimanfaatkan warga dari dan menuju rumah mereka yang terisolir akibat banjir.

Sebut saja, Sutiyo Kadut,  warga Kanorrejo, Rengel yang keseharianya menjadi penambang pasir tradisional di Bengawan Solo. Dia beralih provesi menjadi penarik ojek perahu bersama rekan satu kampungnya sejak Bengawan Solo meluap pada Sabtu lalu.

“Nambang pasir jelas tidak bisa mas, makanya jadi ojek perahu saja lumayan mas bisa menyambung hidup selama libur mencari pasir,” kata Sutiyo, Rabu (30/11).

Karena diposisi banjir, Sutiyo mengaku tidak mematok tarif untuk setiap penyeberangan dengan ojek perahu miliknya, bahkan pria 52 tahun ini mengaku sering menjemput warga dari lokasi banjir ketempat yang lebih aman tanpa dibayar. Meski begitu setiap hari dia mampu mengumpulkan uang hingga puluhan ribu rupiah dari ojek perahunya.

“Seiklasnya saja Mas, kadang tidak bayar juga tidak apa-apa, sekalian menolong, tapi Alhamdulillah tetap dapat uang,” terang Sutiyo.

Sutiyo biasanya menunggu warga maupun pelajar yang rumahnya di Kanorejo, Karangtinoto dan Ngaadirejo yang aksesnya memang sangat terbatas, Dia mangkal di jalan sekitar desa Sawahan yang merupakan titik aman dari banjir. Begitu sebaliknya,  dengan perahunya yang berukuran sekitar tiga meter, Sutiyo menjemput dari rumah ke rumah untuk diantar ketempat yang lebih aman.

Ahmad, seorang pelajar asal Kanorejo mengaku, sejak banjir hanya memanfaatkan perahu para penambang untuk berangkat dan pulang dari sekolah. Pelajar kelas 1 SMP ini juga tidak bisa kemana-kemana sejak banjir merendam rumahnya.

“Pagi dijemput sama perahu, siangnya juga diantar, saya bayar dua ribu,” terang Ahmad. (kim)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.