Karang Taruna Nilai Pemkab Kurang Bina Petani Muda

Plt Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Tuban, Gaguk Sudarmo
Plt Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Tuban, Gaguk Sudarmo

kotatuban.com – Ketua Karang Taruna Kabupaten Tuban, Nur Ahsan menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban kurang melakukan pembinaan terhadap petani muda. Sehingga, hal tersebut dikhawatirkan tidak ada regenerasi petani.

”Pemberdayaan dan pelatihan dari Pemkab untuk petani muda kami rasa masih sangat minim,” ungkap Nur Ahsan, Kamis (21/07).

Menurutnya, padahal pengembangan skill buat petani muda itu sangat penting diberikan. Pasalnya, keberadaan petani muda itu akan menjadi penerus petani yang sudah tua, sehingga ketahanan pangan tetap terjaga. ”Saat ini rata – rata usia petani di Tuban 45-50 tahun, sehingga sepuluh tahun kedepan akan purna. Makanya pelatihan buat petani muda sangat penting dilakukan pemerintah,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Tuban, Gaguk Sudarmo, mengatakan, bahwa sejauh ini pihaknya telah melakukan beberapa program pelatihan buat petani, termasuk melibatkan petani muda.

”Bahkan kita telah melakukan pelatihan anak petani remaja (Patra) sejak tiga tahun yang tersebar diseluruh kecamatan yang ada di Tuban,” terangnya.

Selain itu, lanjut Gaguk mengatakan, bahwa pihaknya terus berupaya melakukan program dan penyuluhan untuk petani muda. Diantaranya memberikan motivasi disetiap pelatihan kepada petani untuk lebih baik. ”Motivasi kita diberikan dalam rangka agar generasi muda cinta atau mau terjun ke duna pertanian,” pungkasnya. (duc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.