Pedagang Bendera Mulai Ramaikan Jalan Protokol

Penjualan bendera dan asesoris agustusan mulai berdatangan
Penjualan bendera dan asesoris agustusan mulai berdatangan

kotatuban.com – Menjelang peringatan Agustus, peringatan hari kemerdekaan RI ke 71 tahun ini, pedagang bendera dadakan mulai bermunculan di sejumlah jalan protokol kota Tuban. Mereka menjajakan dagangan mereka dengan mengikatkan bendera itu di tiang-tiang atau pohon pinggir jalan agar dilihat pengguna jalan.

Salah satu pedagang bendera yang ditemui di Jalan Pramuka Tuban, Yuan, mengatakan,  berjualan bendera sudah dia lakukan setiap menjelang bulan Agustus seperti sekarang ini. Yuan yang datang dari Kabupaten Garut, Jawa Barat ini datang bersama rekan sesama penjual bendera dadakan yang juga datang dari Garut.

“Sudah tiga tahun ini kalau saya, ada juga rekan saya yang sudah sepuluh tahun berjualan, setiap tahunnya juga di Tuban,” terang Yuan, Sabtu (30/07).

Berjualan bendera musiman ini biasanya dilakukan oleh rombongan Yuan setiap menjelang Agustus tiba hingga pertengahan Agustus. Bendera daganganya tersebut biasanya mereka proleh dari pdagang grosir atau ambil langsung dari produsen bendera maupun konveksi besar yang ada di Bandung.

“Kebanyakan penjual saja mas, ada juga yang membuat kemudian dijual sendiri, kita ada sepuluh orang sekarang ini,” jelas pedagang bendera dadakan yang mangkal di Jalan Pramuka itu.

Untuk harga bendera, dipatok mulai Rp20.000 per potong hingga Rp350.000 per potong. Harga tersebut disesuaikan dengan ukuran bendera dan jenis bendera. Jika bendera panjang dengan gambar garuda atau yang umumnya dipasang di gedung-degung pemerintahan adalah yang paling mahal.

“Semakin besar semakin mahal, kalau yang kecil rata-rata Rp20.000 sampai Rp30.000, saja,” imbuhnya. (kim)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.