Sepi Pembeli Pasar Burung Ditinggalkan Pedagang

Pasar burung sepi ditinggalkan pedagang

kotatuban.com-Pedagang burung di Pasar Hewan Jalan Hos Cokroaminoto Tuban mulai tidak diminati pedagang burung. Para pedagang burung ini beralasan tempat baru yang diberikan pemerintah tidak strategis.

 

Seorang pedagang bhrung bernama Ahmat, mengaku lokasi yang diberikan pemerintah di area pasar hewan Tuban jauh dari jangkauan masyarakat. Apalagi tempat itu sangat sepi kecuali hari minggu, saat musim pasar sapi.

“Ramainya cuman hari minggu, itu saja pedagang sapi semua, mana ada yang beli burung,” kata Pak Mad, sapaan pedagang burung asal Kecamatan Plumpang itu, Sabtu (03/09).

Menurut dia, sejak dipindah di lokasi baru tidak banyak burung yang terjual. Bahkan ada pedagang yang sampai gulung tikar karena tidak ada pembeli. Akhirnya pedang banyak yangvkembali ke tpat jualan lama, yakni, di Pasar Baru Tuban.

“Kalau diteruskan jualan di sana malah numpuk utang mas, pakan beli terus lha burungnya gak laku. Ada juga penjual burung yang tidak jualan lagi karena ditempat itu gak laku,” terang Pak Mad.

Diakui Pak Mad, berjualan di jalan selatan pasar baru lebih baik, karena banyak warga yang lewat, tempatnya ramai dan mudah dijangkau penghobi burung. Meski demikian berdahang dipasar baru kadang was-was karena sewaktu-waktu petugas Satpol PP bisa saja datang untuk melakukan penertiban.

“Ya kadang ditertibkan mas sama satpol PP, tapi sekarang udah jarang, mungkin kasihan sama orang seperti saya ini,” pungkasnya. (kim)

  

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.