RPS Tanam Pohon dan Santuni Anak Yatim

image
Kades Ngrejeng, Bahrul Ulum saat memberikan santunan yatim secara simbolis

kotatuban.com – Memperingati Hari Pres Nasional (HPN) 2016 perkumpulan wartawan Tuban yang tergabung dalam Ronggolawe Press Solidarty (RPS) menggelar santunan anak yatim dan  penanaman pohon. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Bukit Rengit, Desa Ngrejeng, Kecamatan Grabakan, Selasa (08/03).

Ketua RPS Tuban, Khoirul Huda, dalam sambutannya mengungkapkan, santunan anak yatim dan penghijauan ini dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Kali ini, RPS memberikan santunan kepada anak yatim sebanyak 200 anak. Selain itu, juga melakukan penanaman sebayak 5.000 pohon buah

”Untuk penghijauan di Ngrejeng ini kita menanam 5.000 pohon buah. Seperti pohon nangka, sirsat, dan pohon mangga,” terang, Huda.

Menurutnya, dengan melakukan penanaman pohon buah tersebut wartawan berharap di Desa Ngrejeng dapat menjadi tempat wisata buah atau sentra buah. Selain itu, pohon-pohon tersebut juga berfungsi penahan air saat terjadi hujan.

”Kita berharap setelah kita tanam warga merawat tanaman ini dengan baik. Sehingga, tanaman buah ini benar-benar bermanfaat bagai masyarakat Ngrejeng,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh wartawan Tuban yang tergabung dalam RPS. Pasalnya, setiap HPN RPS selalu melakukan kegiatan yang positif dan membangun.

”RPS itu setiap tahun melakukan penghijauan selalu ditempat-tempat kritis dan memang perlu penanganan. Ini sangat kita apresiasi sekali,” ujar Wabub Noor Nahar.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Pertanian atau BP2KP Kabupaten Tuban juga akan mendorong daerah Ngrejeng dijadikan sentra buah-buahan. Sehingga, ke depan wilayah Kecamatan Grabakan mampu menjadi daerah wisata.

”Daerah Grabakan ini kan alam maupun pemandangannya sangat indah. Bukannya tidak mungkin daerah ini dikembangkan menjadi daerah wisata,” pungkasnya. (duc

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban