Rumah Nenek 60 Tahun Diterjang Angin

kotatuban.com – Sebuah rumah milik nenek Kastini (60), warga Dusun Pencol, Desa/Kecamatan Widang, porak poranda diterjang hujan lebat bercampur angin kencang. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa yang meninggal dunia.

“Korban jiwa nihil dalam kejadian tersebut,” kata Joko Ludiono, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Kamis (3/1).

Kejadian tersebut bermula saat daerah daerah Widang diguyur hujan bercampur angin, terjadi Rabu malam, (2/1) sekitar pukul 18.00 Wib.  

Menurutnya, saat hujan lebat Kastini bersama tiga cucunya Gita (SMP), Risky (SD), Aprilia (TK) sedang berada di dalam rumah. Tak lama berselang, salah satu anggota keluarga mendengar suara kayu rumah patah. 

Mendengar suara itu, sang nenek dengan cekatan langsung mengajak ketiga cucunya untuk keluar rumah. Selang beberapa menit, rumah yang terbuat dari kayu roboh diterjang angin kencang.

“Kastini langsung mengajak cucu-cucunya keluar rumah sebelum bangunan roboh, dan tidak ada korban jiwa” ungkap Sartono, Camat Widang.

Sang nenek bersama ketiga cucunya hanya bisa pasrah melihat bangunan tempat tinggalnya ambruk rata dengan tanah, dan barang berharga ikut rusak terkena reruntuhan bangunan rumahnya. Kerugian atas kejadian itu ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Kerugian materi sekitar Rp 50 juta,” terang Camat Widang.

Setelah kejadian itu, nenek bersama ketika cucunya harus tidur di rumah saudarannya karena bangunan rumah rata dengan tanah. Keesokan harinya, mereka bertiga juga tidak bisa sekolah disebabkan seragam dan alat sekolahnya masih tertimbun di bawah bangunan. 

“Tidak sekolah karena seragam dan buku berada didalam rumah tertimbun reruntuhan bangunan rumah yang roboh,” jelas Risky salah satu keluarga. (rto

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban