SIlpa 2015 Diprediksi Meningkat

image
Anggota DPRD Tuban, Cancoko

kotatuban.com-Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Kabupaten Tuban tahun anggaran 2015, dipediksi meningkat dibanding dengan tahun anggaran sebelumnya. Peningikatan tersebut terjadi lantaran hingga kuartal terakhir tahun aggaran 2015 penyerapan anggaran sejumlah SKPD masih sangat minin.

“Silpa Kabupaten Tuban tahun anggaran 2014 mencapai Rp250 Miliar, tahun ini jika penyerapan masih lambat tidak menutup kemunginan akan semakin buruk,” terang Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban Cancoko, Sabtu (19/9).

Menurut Cancoko, tingginya Silpa mengindikasikan ketidakmampuan SKPD dalam melaksanakan program kegiatan pembangunan. Dengan demikian percepatan yang ditargetkan pemerintah dipastikan juga tidak akan berjalan dengan baik.

“Ini menandakan ketidakmampuan SKPD dalam melaksanakan kegiatanya. Pertemuan yang sudah kita laksanakan, alasan sejumlah SKPD adalah soal teknis,” terang Cancoko.

DPRD menuding, SKPD tak serius dan terkesan lambat melaksanakan kegiatan. Mestinya, jika memang ada kesriusan dari SKPD, penyerapan sudah dapat diprdiksi denga perencanaan yang matang sebelum anggaran ditetapkan.

“Seperti yang saya bilang, kalau persoalan teknis tidak masuk akal, bukankah SKPD memiliki perencanaan diawal tahun anggaran. Saya kira mereka santai di awal dan sekarang baru bingung karena penyerapan terlalu minim,” kata Politisi Partai Demokrat Itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabuaten Tuban, Heri Prasetyo, saat dikonfirmasi tidak menampik minimnya penyerapan anggaran di SKPD-nya yang baru 8,7 persen. Namun, pihaknya yakin mampu menyerap anggaran yang dialokasikan sebanyak Rp59,8 milyar itu dengan maksimal higga akhir tahun anggaran 2015.

“Kami optimis, serapan anggaran hingga akhir tahun anggaran mencapai 90 persen,” kata Heri.

Menurutnya, minimnya anggaran disebabkan bantuan dari pemerintah pusat yang tidak bersamaan dengan APBD. Selain itu, banyaknya kegiatan penyaluran bantuan dari pusat yang cukup menyita waktu.

“Kami juga mendapat tambahan anggaran dari pusat hingga Rp23 miliar, ini membuat anggaran yang harus kita serap dengan kegiatan semakin banyak, makanya serapan menjadi kecil,” terang Heri. (kim)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban