Srunggo “Haram” Dikunjungi Pejabat

image
Srunggo menyimpan seribu misteri

kotatuban.com – Gua Srunggo yang berada di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak tidak saja sumber mata airnya yang dimanfaatkan oleh warga sekitar. Namun, gua yang dihuni oleh ribuan kelelawar tersebut hingga saat ini menyimpan legenda dan mitos yang masih dipercaya oleh masyarakat. 

”Mitos yang berkembang dimasyarakat sampai saat ini adalah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban tidak ada yang berani ke Gua Srunggo ini. Karena jika berkunjung kesini akan lengser dari jabatannya,” terang, salah satu perangkat Desa Tuwiri Wetan, Yanto, kepada kotatuban.com, Rabu (08/06).

Menurutnya, metos tersebut berkembang tidak lepas dari cerita Syech Rifa’i yang tinggal disekitaran Gua Srunggo tersebut. Saat itu, Syech Rifa’i dituduh membuat hati isteri Wilwatikta yang merupakan Bupati Tuban tergoda oleh sang syech.

”Karena terbakar api cemburu akhirnya Adipati Wilwatikta memerintahkan anak buahnya untuk menghukum pancung Syech Rifa’i,” cerita perangkat Desa Tuwiri Wetan tersebut. 

Sekalipun Sang Syekh tetap ngotot tidak pernah sengaja menggoda istri penguasa Bumi Ranggalawe tersebut. Namun, Adipati Wilwatikta tetap melakukan hukuman pancung terhadap penyebar agama islam tersebut.

”Akhirnya Syekh Rifa’i mengajukan syarat untuk membuktikan tidaksalahnya. Jika setelah dipancung darah yang ke luar dari tubuhnya berwarna merah, berarti dia memang bersalah.Akan tetapi jika yang ke luar darah putih berarti dirinya tidak bersalah,” ujar Yanto.

Syarat itu disetujui oleh Wilwatikta. Hukuman pancung pun dilakukan. Setelah kepalanya terpenggal yang keluar adalah darah putih. Cairan darah putih tersebut juga memunculkan aroma harum bunga. Setelah Syech Rifa’i dihukum pancung tiba-tiba terdengar suara “Siapapun pejabat di Tuban akan lengser jika menginjakkan kakinya di Goa Srunggo”.

”Cerita itulah yang mengakibatkan pejabat di Tuban sangat jarang sekali yang berani berkunjung di Gua Srunggo ini. Entah benar tidaknya cerita ini, Allahhuaklam,” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban