Stabilisasi Harga Pangan, Bulog Tuban Gelar Operasi Pasar Beras

Operasi pasar beras di pasar Baru Tuban
Operasi pasar beras di pasar Baru Tuban

kotatuban.com-Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre III Jawa Timur, mendistribusikan 9 ton beras kualitas premium dengan harga lebih murah dibanding harga umum dipasaran. Beras sebanyak itu dijual kepada para pengunjung di Pasar Baru Tuban dalam rangka stabilisasi harga beras di pasaran.

“Selisih harga di pasaran lumayan besar, di pasaran harga beras premium antara 9.000 hingga 9.500 rupiah. dan kita menjual 1.000 sampai 1.400 rupiah lebih murah,” ujar Bejo, petugas Gudang Bulog Tuban, saat dikonfirmasi kotatuban.com di sela-sela melayani pembeli.

Penjualan beras Bulog atau operasi pasar itu, kata Bejo, merupakan upaya stabilisasi harga beras di pasaran. Pasalnya, beberapa hari ini, harga kebutuhan pokok, di antaranya beras mulai merangkak naik. “Ini adalah langkah Bulog dalam rangka stabilisasi harga pangan, termasuk beras,” kata Bejo.

Beras bulog yang dijual dikemas dalam karung zak masing-masing 50 kilogram dengan jumlah 7 ton, serta plastik masing-masing berkapasitas 5 kilogram. Kemasan zag per kilonya dipatok dengan harga Rp 7.900, sedangkan kemasan plastik satu kilogram dijual Rp 8.100.

Untuk diketahui, selama beberapa hari terakhir, yakni sejak 22 Januari, Bulog Tuban melakukan operasi pasar di beberapa pasar tradisional di Tuban. Rencananya, operasi pasar akan dilaksanakan hingga Sabtu 30 Januari 2016 besok.

Bejo mengungkapkan, operasi pasar beras tersebut tidak hanya diperuntukan bagi warga atau konsumen rumah tangga, namun juga pemilik toko beras, dengan catatan telah mengantongi ijin dari Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) setempat.

“Pemilik toko boleh membeli beras, namun harus memiliki ijin dari dinas terkait,” lanjut Bejo.
Sementara salah seorang pembeli nampak membeli beberapa zag beras. Kesempatan harga murah itu digunakanya untuk menambah stok beras untuk beberapa minggu ke depan.

“Mumpung murah, ini juga bisa dijual lagi, kebetulan punya warung dirumah,” terang ibu bernama Sulastri itu. (kim)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban