Tangani Kekeringan BPBD Gandeng Pihak Swasta

Antrean warga manfaatkan mobil pengiriman air bersih
Antrean warga manfaatkan mobil pengiriman air bersih

kotatuban.com-Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kabupaten Tuban, akan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan dan pihak lain dalam upaya penanganan kekeringan dan kesulitan ar bersih yang dialami sedikitnya 50 desa di wilayah Kabupaten Tuban.

Pihak-pihak yang terlibat itu diantaranya perusahaan semen, perbangkan, dan UPT DAS Solo yang ada di Bojonegoro. Diharapkan sejumlah perusahaan itu mampu menangani kesulitan air warga di wilayah kerja perusahaan tersebut.

“Kami coba menjalin kerjasama dan berkordinasi dengan beberapa pihak untuk penanganan kesulitan air ini. Kesulitan air di daerah dekat operasional perusahaan bisa ditanganinya,” Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiyono, Selasa (1/9).

Joko menyebutkan, salah satu kecamatan yang setiap tahun sudah melibatkan pihak lain adalah Kecamatan Kerek. Setiap tahun PT Semen Indonesia selalu melakukan droping air bersih bagi warga yang kekurangan di sekitar pabrik.

Selain Semen Inonesia, pihak lain yang dilibatkan adalah UPT DAS Solo Bojonegoro, yang akan melakukan droping air bersih di wilayah Kecamatan Soko, karena radiusnya cukup dekat dari posisi pengambilan air.

Sesuai prediksi Badan Meterologi Kimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima BPBD Tuban, kemarau masih akan berlangsung hingga November mendatang, itu berarti masih ada sekitar tiga bulan untuk lepas dari bencana kekeringan atau kesulitan air bersih.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 73.654 jiwa, 21.455 kepala keluarga, yang ada di 50 desa di 8 kecamatan di Kabupaten Tuban,kesulitan air bersih. Untuk memenuh kebutuhan air, mereka hanya mengandalkan droping dari BPBD Tuban yang diberikan duakali sehari di masing-masing desa. (kim)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban