Tempat Pembuangan Limbah TPPI Itu Kini Jadi Danau Cantik

kotatuban.com – Kubangan air membentuk danau terlihat cantik di antara bentangan pasir putih dan berpagar cemara laut terdapat di pantai Desa Remen, Kecamatan Jenu. Danau berair asin tersebut  mempunyai panjang sekitar 300 meter dengan kedalaman mencapai 2 meter lebih.
Namun, siapa sangka kalau danau yang cantik tersebut ternyata bekas lintasan pembuangan limbah dari kilang minyak milik PT TPPI? Sebelum menjadi ‘danau’,  kubangan tersebut dahulunya adalah saluran pembuangan limbah pabrik. Kini, setelah TPPI berhenti beroperasi, saluran tersebut kini tergenang air dan berubah menyerupai danau atau sungai besar. Sangat cantik. Terlebih di kanan kirinya ditanami pohon cemara laut.
danau”Danau ini dulu digunakan TPPI saat masih beroperasi untuk mengalirkan limbah ke laut.,Dan sekarang TPPI sudah tidak beroperasi jadi bagus begini,” terang Dwi Agus Kuncoro, salah satu perangkat Desa Remen, saat ditemui kotatuban.com, Sabtu (07/03).
Menurut Dwi Agus Kuncoro, sejak beberapa bulan terakhir, tempat tersebut telah berubah menjadi tujuan wisata bagi penduduk lokal. Nanti setelah banyak orang mengetahuinya, sangat mungkin menjadi tempat tujuan wisata masyarakat Tuban dan sekitarnya. Sebab, disamping tempatnya memang sangat indah, suasananya juga sangat teduh dan sejuk. Selain itu, tidak jauh dari lokasi tersebut, juga terdapat pantai dengan tepian berpasir putih.
Atas segala keindahan itulah, wajar jika saat ini sudah mulai banyak warga masyarakat yang berkunjung ke tempat itu atau warga menyebutnya Pantai Remen. Dikatakan Agus, per harinya tidak kurang dari 500-an wisatawan lokal berkunjung ke pantai Remen. Jumlah ini meningkat tajam bila hari Minggu atau libur. ”Rata-rata perhari ada sekitar 500 pengunjung yang datang kesini. Jika hari libur yang datang bisa lebih banyak lagi,” tandas Agus.
Agus berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban untuk turun tangan menggarap tempat wisata tersebut. Sehingga, potensi wisata bahari tersebut bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat Desa Remen sendiri. ”Jika tempat wisata yang indah ini dibiarkan saja sayang,” pungkasnya. (duc) 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban