Terendam Banjir Petani Tuban Rugi Hingga Rp 22,7 M

image
Lahan pertanian terendam banjir

kotatuban.com – Banjir yang melanda dibeberapa wilayah di Kabupaten Tuban mengakibatkan ratusan hektar tanaman padi terendam. Hal ini dapat dipastikan akan membuat para petani merugi.

Data yang berhasil dihimpun  kotatuban.com, Senin (22/02) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, ratusan hektar sawah yang terendam banjir ada di empat kecamatan. Yakni, Kecamatan Merakurak 69 hektar, Kecamatan Plumpang 380 hektar, Kecamatan Rengel 750 hektar, dan Kecamatan Palang 80 hektar.

”Akibat hujan deras yang melanda wilayah Tuban ini setidaknya menenggelamkan 1.279 hektar areal persawahan,” terang, Sekretaris BPBD Tuban Joko Ludiono saat ditemui  kotatuban.com di ruang kerjanya, Senin (22/02).

Menurut pria yang juga menjadi Plt Kepala BPBD Tuban itu, jika asumsi kerugian per hektarnya Rp 15 juta, maka kerugian para petani akibat banjir tersebut mencapai Rp 22,7 miliar.

”Akibat bencana alam ini kerugian petani cukup besar. Jika padi usia tanamnya semakin tua maka kerugian petani akan semakin besar,” ungkapnya.

Untuk itu, BPBD menghimbau kepada para petani yang memiliki lahan pertanian di daerah banjir untuk segera memanen padinya. Agar dampak kerugian yang diakibatkan bencana alam tersebut dapat ditekan seminimal mungkin.

”Walaupun padi belum waktunya panen, bisa dipanen dini atau panen paksa, untuk meminimalisasi jumlah kerugian yang harus ditanggung petani. Dari pada terendam air padi akan membusuk dan kerugian petani akan semakin besar,” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban