Tewas Digendongan Ibunya Ditemukan Nelayan di Tengah Laut

image
Ainur Rohma saat mendapat perawatan medis di RS Muhammadiyah Tuban

kotatuban.com-Nelayan, Kecamatan Palang,  Kabupaten Tuban, yang akan pulang usai mencari ikan dilaut menemukan seorang ibu dan anaknya yang masih bayi berteriak minta tolong di tengah laut sekitar 1 kilo meter dari bibir pantai laut utara Tuban, Senin (18/04).

Wanita malang dan anaknya itu diketahui bernama Ainur Rohma (33) dan anaknya Wafirul Husna (7 bulan), warga Desa Laju Kidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. 

Menurut Ayok (37), Salah seorang nelayan yang ikut menolong korban, dirinya dan nelayan lainnya mencari ikan dari Kradenan, Palang menuju Kecamatan Jenu. Karena tangkapan sepi, dia dan nelayan lainnya putar balik dan kembali ke rumah. Dalam perjalanan pulang itulah para nelayan ini menemuan korban minta tolong sambil melambiakan tangannya.

“Terlihat dari kejauhan ada yang minta tolong sambil mengangkat tangak terus kami mendekat,”  kata Ayok.

Setelah dekati, para nelayan ini kaget karena yang berteriak minta tolong adalah sorang wanita menggendong anaknya yang masih sangat keci.

“Waktu diangkat, ibunya setengah sadar, tapi anaknya sudah meninggal. Saat ditanya, katanya dia dibuang ke laut, tapi lama-lama ceritanya ngelantur,” terang Ayok usai membawa ibu dan anak itu ke IGD RS Muhammadiyah Jalan Diponegoro Tuban.

Usai diselamatkan oleh sedikitnya 12 nelayan warga Kecamatan Palang yang mencari ikan, ibu dan anak ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah. Sementara sebagian nelayan melaporkan kejadian itu ke Polsek Tuban. Korban yang masih syok langsung mendapatkan perawatan dari petugas IGD rumah sakit, sementara bayinya yang sudah meninggal diperiksa tim identifikasi di ruangan terpisah.

Sementara itu, korban mengaku tidak ingat peristiwa yang membuatnya hingga ke tengah laut, dia mengaku sebelumnya pada Sabtu (16/4/2016), ia berangkat dari rumah tinggalnya di Serang Kabupaten Banten menuju Tengerang. Dari Tangerang Ainur kemudian balik lagi dan mampir ke Tuban untuk berobat.

“Saya sampai di Tangerang hari Minggu (17/4/2016), lalu naik bus kecil berangkat ke Tuban. Di dalam bus, saya bau rokok, lalu pingsan. Saya tidak ingat lagi tiba-tiba sampai di laut,” katanya.

Tidak lama setelah ditemukan, petugas kepolisian mendatangkan salah satu keluarga Ainur dari Desa Laju Kidul, Muhammad Ridwan. Ridwan yang mengaku keponakan korban itu membenarkan Ainur adalah kerabatnya. Menurut Rdiwan, Ainur sudah sekitar tiga bulan ini berada di Tuban.

“Kemarin pagi pergi naik mobil travel, tapi saya tidak tahu dia hendak kemana,” terang Ridwan sembari mebenarkan Ainur sedang mengidap penyakit tertentu.

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Arif Guruh Darmawan mengatakan, saat ini kondisi korban masih belum stabl dan belum bisa dimintai keterangan.

“Kami masih proses penyelidikan. Mungkin satu dua hari ke depan baru dapat dimintai keterangan, saat ini masih syok,” katanya. (kim)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban