Tingkatkan Kualitas Kesehatan Pemkab Bangun Sanitasi MCK untuk Warga

Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban, Teguh Setyabudi
Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban, Teguh Setyabudi

kotatuban.com-Hingga tahun ini, program pembangunan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) yang telah dilakssanakan pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Pekerjaan Umum mencapai 45 buah yang tersebar di beberapa kecamatan.

Pembangunan sarana MCK dan saluran pembuangan tersebut untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yang selama ini masih tergolong jorok karena pola MCK yang masih buruk.

“Program sudah dimulai sejak 2012, hingga hari ini sudah ada 45 MCK yang dibangun pemerintah,” ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakatdan Media (Humas Media) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban,Teguh Setyobudi, Kamis (09/06)

Tegh menjelaskan, program pembangunan sarana MCK tersebut adalah utuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang pola MCK nya masih buruk. Selain itu dibeberapa wilayah memang masih terdapat kepala keluarga yang buang air sembarangan, seperti di kebun, sawah, ladang maupun sungai yang tentu kurang baik bagi kesehatan.

“Target dari program ini tentu untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, utamanya mereka yang selama ini masih buang air sembaragan,” terang Teguh.

Adapun,tahun 2015 pemerintah telah membangun sedikitnya 14 unit sarana sanitasi MCK, masng-masing di Kecamatan Tuban di keluragan Sidomulyo, di Kecamatan Bangilan Desa Kedungmulyo, Sidotentrem, Sidodadi, Banjarworo dan Bangilan. Di Kecamatan Senori, Desa Wanglukulon, Jatisari dan Sendang. Kecamatan Plumpang di Desa Klotok, dan Desa Bandung rejo, di Kecamatan Jatirogo Desa Kedungmakam sementara di Kecamatan Rengel di desa Banjararum.

“Tahun lalu ada 14 unit sanitasi MCK, dan tahun ini baru dua kegiatan yakni di Kelurahan Karangsari dan Sendangharjo Tuban,” imbuh Teguh.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban mencatat, 60 persen rumahtangga di Kabupaten Tuban masih memiliki pola MCK buruk, bahkan di Kecamatan Soko, jumlah KK dengan kualitaas MCK buruk masih 45 persen dari total Kepala keluarga yang ada. (kim)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban