Trotoar Jebol Langsung Dipasang Tanda Bahaya

image
Petugas BPBD Tuban saat memasang rambu bahaya di trotoar yang jebol

kotatuban.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban memasang garis sebagai tanda bahaya di trotoar yang berada di Jalan RE Martadinata, Kota Tuban, yang ambrol diterjangan gelombang air laut, Sabtu (11/06).

”Kita sudah memasang rambu-rambu sebagai antisipasi. Agar masyarakat yang menggunakan trotoar itu lebih hati-hati,” terang, Sekretaris BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiono, kepadakotatuban.com.

Menurutnya, BPBD Tuban juga telah koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban untuk perbaikan trotoarnya. Sedangkan, untuk tangkis penahan ombak air laut kewenangannya ada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo wilayah pantai. 

”Untuk perbaikannya trotoar dan tangkis penahan obak air laut kita masih melakukan komunikasi dengan dua lembaga itu. Untuk PU akan segera memberbaiki trotoar yang ambrol karena ombak itu,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, trotoar yang berada di Jalan RE Martadinata, Kota Tuban ambrol. Trotoar tersebut ambrol lantaran diterjang gelombang air laut. Yang memang gelombang air Laut Jawa dalam beberapa hari terakhir mengalami ombak yang cukup besar.

Pantauan kotatuban.com di lapangan, Sabtu (11/06) tempat bagi pejalan kaki yang berada di jalur Pantai Utara (Pantura) tersebut ambrol, panjangnya sekitar 5 meter, dengan kedalaman 2 meter. Sehingga, dengan ambrolnya trotoar tersebut sangat berbahaya bagi pejalan kaki. (duc)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban