Wanita Asal Lamongan Tewas Membusuk di Dalam Mobil Dinsos

kotatuban.com – Wanita asal Desa Jompong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, ditemukan tewas membusuk di dalam sebuah mobil, di parkiran Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Kabupaten Tuban, Senin (23/9) pagi.

Diduga, mayat yang sempat menggegerkan seluruh pegawai Kantor Dinsos Tuban itu, tewas lantaran kehabisan oksigen saat berada di dalam mobil. Sebelum tewas korban yang diketahui bernama Afifah (50) itu ditemukan petugas kepolisian di jalanan Kelurahan Perbon, Sabtu (21/9), lalu.

Usai ditemukan Afifah diserahkan kepada petugas Dinsos dengan maksud agar mendapatkan penanganan dan bisa diserahkan ke pihak keluarga di Brondong Lamongan, mengingat korban sendiri diduga memiliki penyakit gangguan jiwa. “Hari Sabtu petugas kepolisan Polsek Kota Tuban, menerima laporan dari masyarakat, kemudian pada pukul 9.40 WIB, kita serahkan yang bersangkutan ke Dinsos untuk dirawat,” kata Kapolsek Tuban Iptu Geng Wahono, di lokasi penemuan mayat.

Menurutnya, setelah diserahkan, kemudian salah seorang petugas yang berjaga di kantor Dinsos memandikan Afifah, karena pada saat ditemui yang bersangkutan dalam keadaan kumuh. Namun pada saat mandi korban justru melarikan diri dan berusaha mengelabui petugas dengan bersembunyi di dalam sebuah mobil dinas.

“Lantaran tak bisa membuka pintu mobil yang dimasuki, korban akhirnya dua hari kemudian ditemukan tewas di jok depan sebelah kiri dengan posisi duduk,” ungkapnya.

Sementara berdasarkan rekaman kamera pengintai atau CCTV, korban masuk ke dalam mobil dinas, pukul 21.21 WIB, kemudian sekitar pukul 13.00, korban berusaha mengedor-gedor kaca jendela mobil, namun usaha korban sia-sia lantaran di lokasi parkiran mobil dalam keadaan sepi dan tidak ada satupun petugas yang berada di tempat.

“Hingga kini petugas kepolisian masih melakukan identifikasi terhadap korban. Namun hasil otopsi sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya. (rto)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban