Warga Eks Gafatar Berharap Bisa Diterima Mayarakat Lagi

image
Eks anggota Gafatar asal Tuban, Yanita bersama suaminya (kanan)

kotatuban.com – Warga pengikut organisasi masyarakat (Ormas) eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) berharap bisa diterima kembali ditengah-tengah masyarakat. Selain itu, warga masyarakat yang pernah bergabung dalam organisasi yang telah dibekukan oleh pemerintah tersebut juga berharap bisa bersosialisasi selayaknya masyarakat pada umumnya.

”Dengan kepulangan kita dari Mempawah, Kalimantan Barat dan berkumpul kembali dengan keluarga kita berharap dapat diterima masyarakat selayaknya masyarakat pada umumnya,” ujar Yuanita Wulansari (28) warga Jalan Cendana III, nomor 23 Perumahan Tasikmadu, Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang yang tergabung dalam eks Gafatar kepada kotatuban.com, Rabu (27/01).

Selain itu, lanjut ibu satu anak tersebut juga berharap agar pemerintah dapat menerima kembali warga eks Gafatar sebagimana masyarakat pada umumnya. Pasalnya, dia bersama beberapa warga lainnya sejak Gafatar dibubarkan tergabung dalam Kelompok Tani Manunggal Sejati.

”Kita itu di Mempawah hanya mengolah lahan untuk pertanian. Selain itu, juga berternak. Dan tidak benar kalau kita dikatakan ikut aliran sesat,” ungkapnya.

Diketahui ada tujuh orang warga Tuban yang tergabung dalam Ormas eks Gafatar. Yakni, Patria Budi Setyawan (30), dan istrinya Yuanita Wulansari (28), serta anaknya Jessica Avril Setyawardhani, satu keluarga warga Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Palang.

Selain itu juga ada Imam Syafii (29) dan istrinya Farida (24), serta satu lagi anak dari Pasutri ini yang diperkirakan belum genap berusia satu tahun yang merupakan warga Desa Kinanti, Kecamatan Tambakboyo. Juga satu warga Desa Patihan, Kecamatan Widang, yang saat ini ikut suaminya ke Jombang. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban