Warga Ring I KIT Tolak PT Kris Energi dan PT KLI

Warga Ring I KIT saat unjukrasa
Warga Ring I KIT saat unjukrasa

kotatuban.com-Puluhan warga dari tiga desa yang merupakan warga ring satu PT Kawasan Industri Tuban (PT KIT) berunjukrasa di depan pintu gerbang perusahaan tersebut. Mereka menolak dua perusahaan yang akan bergabung dengan PT KIT, karena dianggap belum melakukan sosialisasi kepada warga yang menjadi tetangga mereka.

Tiga desa itu meliputi Desa Temaji, Desa Socorejo dan Desa Karangasem, ketiga desa tersebut masuk Kecamatan Jenu, Tuban.

“Mereka mereka tidak kulonuwun (permisi dulu) melakukan sosialiasi atau memberikan info kepada warga sebelum melakukan aktifitas mereka di sini, makanya kami menolaknya,” terang kordinator aksi Subagyo, warga Socorejo, Jenu Tuban, Rabu (29/07) di tengah menggelar aksi unjukrasa..

Selain belum ada sosialisasi, dua perusahaan yang akan bergabung dalam (KIT, yakni , PT Kris Energi (perusahaan yang bergerak dalam kegiatan pengolahan gas alam) dan PT TLI, (penglahan limbah) juga tidak memiliki dukumen amdal, sehingga warga takut akan adanya dampak negatif dari aktifitas perusahaan itu.

“Yang kita tahu PT Kris belum memiliki dokumen amdal disini, amdalnya hanya di tingkat pusat,  bagaimana jika ada sesuatu terjadi seperti ledakan karena perusahaan itu bergrak dalam bidang pengolahan gas,” kata kordinator aksi itu.

Para demnstran yang sebagian pemuda dan karang taruna tiga desa itu bergantian berorasi menyampaikan tuntutan mereka kepada PT Kris Energi dan T TLI. Selain itu mereka juga membawa spanduk dan poster yang berisi penolakan terhadap dua perusahaan tersebut.

“Pokoknya kami menolak, karena kami sebagai warga yang berdekatan dengan aktifitas mereka yang bakal merasakan dampak secara langsung dari aktifitas mereka. Tapi, mengapa kami tidak mendapatkkan sosialisasi terkait perusahaan itu,” katanya.

Sementara itu, aksi ujuk rasa di pinggir jalur pantura tersebut juga dijaga ketat aparat kepolisian, selain anggota Polsek Jenu, juga petugas lalulintas Polres Tuban. Bahkan Kapolres Tuban KABP Guruh Arif Daermawan juga terjun langsung kelapangan untuk ikut meredam emosi masa yang tengah melakukan aksi unjukrasa.

Sayangnya saat unjukrasa tidak ada satu pun pejabat dari kedua perusahaan maupun KIT yang menemui pengunjukrasa. Sehingga, apa yang disampaikan warga belum mendapatkan jawaban yang pasti. Warga juga berniat akan terus menyuarakannya sampai ada kejelasan atas tuntutan mereka. (kim)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban