Wilayah Tuban Mulai Dilanda Banjir Bandang

Banjir bandang di Parangbatu, Kecamatan Parengan
Banjir bandang di Parangbatu, Kecamatan Parengan

kotatuban.com– Hujand eras yang mengguyur wilayah Tuban mengakibatkan banjir bandang disejumlah wilayah.

Informasi di lapangan menyebutkan, diantara wilayahn yang terjadi banjir bandang, yakni, Desa Sugiharjo dan Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban. Air dari sungai desa setempat meluap dan masuk ke jalan lingkungan juga halaman rumah milik warga. Selain itu, di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan juga tak luput terkena terjangan banjir bandang.

Meski disejumlah wilayah tersebut banjir bandang sudah menjadi langganan setiap hujan deras, namun, warga tetap khawatir. Apalagi, saat turun hujan disertai angin kencang yang dikhawatirkan terjadi puting beliung.

“Ya untung Mas, tidak terjadi puting beliung,hanya banjir bandang yang masuk ke rumah warga,” terang Naim, warga Parangbatu.
Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiyono, ketika dikonfirmasi membenarkan banjir menerjang sejumlah wilayah Tuban. Ada dua jenis, yaitu rendaman atau genangan air dan banjir bandang.

“Kalau hanya genangan terjadi di wilayah Rengel dan Plumpang, biasanya itu hanya sekadar melintas saja. Tapi kalau rendaman agak lama,” terang Joko.

Wilayah yang dilanda banjir bandang ada di Kecamatan Parengan, Singgahan, Montong, Plumpang, Rengel, Kota, dan Kecamatan Merakurak.

Terjangan banjir bandang yang cukup parah terjadi di Parangbatu, Parengan. Selain menerjang pemukiman warga banjir juga merusak bangunan drainase yang baru dikerjakan.

“Karena hujan lebat Mas, air bah datang dari utara Dusun Krajan menuju Dusun Kedungbutak, Parangbatu, menjebol drainase di sana,” ujar Camat Parengan, Didik Purwanto, Senin (14/12).

Banjir bandang di Desa Parangbatu biasanya berlangsung singkat dan akan surut seiring dengan selesainya guyuran hujan.  Air bah, berdasarkan laporan perangkat desa setempat banjir telah masuk beberapa rumah warga.

“Perangkat desa Parangbatu sudah turun ke lapangan melakukan pemantauan. Yang jelas air ini lewat dan akan surut beberapa saat setelah hujan reda,” terang Camat Perenga itu.

Sementara lanjut Didik, kejadian tersebut telah dilaporkan ke otoritas penanggulangan bencana, Kabupaten Tuban, untuk ditindaklanjuti.

“Kami sudah melaporkan kejadian itu ke BPBD untuk ditindaklanjuti, dan kami juga terus berkordinasi dan terus melakukan pemantaauan,” katanya. (kim)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban